Berita Terkini

Perpanjangan Pendaftaran PPS Pemilu 2019 Ditutup Hari Ini

Tondano - Rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 terus digulir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa. Komisioner KPU Minahasa yang membidangi Divisi Sosialisasi, SDM dan Parmas, Kristoforus Ngantung SFils, mengatakan batas akhir perpanjangan pendaftaran bagi sejumlah desa dan kelurahan yang belum mencapai jumlah minimal pendaftar akan ditutup, Selasa (20/2) hari ini. "Memang ada beberapa desa dan kelurahan yang diperpanjang masa pendaftaran sejak Kamis pekan lalu karena pendaftarnya kurang dari 6 orang. Kita berikan kesempatan sampai besok (hari ini, red)," kata Ngantung, Senin (19/2). Bagi pendaftar yang ingin memasukan berkas diminta untuk langsung mendatangi kantor KPU Minahasa di kompleks Stadion Maesa Tondano. Pelayanan pemasukan berkas pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita. "Saya mengajak kepada warga Minahasa untuk bisa mendaftar sebagai calon PPS. Jika kuota telah memenuhi syarat akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi," katanya. Ia menambahkan setelah dilakukan seleksi administrasi, kemudian ada tes tertulis dan wawancara untuk mencari tiga orang PPS di tiap kelurahan dan desa. "Bagi para pendaftar diharapkan selain menyiapkan berkas untuk mendaftar, juga harus menyiapkan mental dan pengetahuan tentang Pemilu, sehingga dalam bertugas sudah paham betul regulasi dalam Pemilu," katanya sambil menambahkan jika sampai hari ini kuota pendaftar belum memenuhi syarat maka pendaftaran akan tetap diperpanjang. (admin)

Paseki: Ratusan Warga Tombulu dan Pineleng Tak Bisa Gunakan Hak Pilihnya

Tondano – Ratusan warga wajib pilih yang tinggal di Kecamatan Tombulu dan Pineleng, hampir dipastikan tidak bisa menggunakan hak suaranya di Pilkada Minahasa 2018. Hal ini diungkapkan oleh Komisioner KPU Minahasa Divisi Hukum Decky Paseki SH MH, berdasarkan Pencocokan Penelitan (Coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Menurut Paseki, saat PPDP mendatangi warga untuk melakukan Coklit, ternyata masih banyak masyarakat yang belum memiliki identitas sebagai warga Minahasa, padahal sudah lama berdomisili di Kabupaten Minahasa. “Di Minahasa masih banyak warga masyarakat yang bermasalah pada status kependudukan seperti di Desa Sawangan jaga VI, Perumahan Mahkota Siau dan Desa Tikela Kecamatan Tombulu misalnya, di wilayah itu ada sekitar 400 kk, sementara yang bersedia di Coklit hanya 40 kk. Alasan mereka tak mau dicoklit, karena masih memegang KTP Manado. Padahal Desa Tikela dan Perumahan Mahkota Siau ini, sudah dialihkan ke Dinas Kependudukan Minahasa dan sudah keluar A-KWK dalam hal ini data pemilih di Minahasa,”jelas Paseki. Hal yang sama juga didapati di Desa Sea Kecamatan Pineleng pada perumahan Lestari I dan Lestari II serta perumahan Griya Indah lestari. “Warga di sana bukan tak mau dicoklit, namun mereka tidak memiliki KTP Minahasa, tapi status kependudukannya Kota Manado dan Minahasa Selatan. Bedanya Tikela dan perumahan Mahkota Siau sudah ada A-KWK, sedangkan Desa Sea pada perumahan Lestari dan Griya Indah, belum ada peralihan kependudukan sehingga warga di desa tersebut meski tinggal di Kabupaten Minahasa, namun tak bisa gunakan hak pilihnya,”kata Paseki seraya menghimbau agar Pemkab Minahasa dan Pemrov Sulut memperhatikan status kependudukan di wilayah Minahasa. (admin)

KPU Minahasa serahkan APK kedua paslon di saksikan Panwaslu

Tondano - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) minahasa Hari ini Selasa ( 20/02), bertempat di halaman kantor KPU menyerahkan Alat Peraga Kampanye ( APK) Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa . Penyerahan APK oleh KPU Minahasa ini di serahkan langsung Ketua Meidy Y Tinangon S.Si. M.Si beserta Komisioner lainya yakni Lord Arthur Malonda, S. Pd, Dicky Paseki, SH.MH, Kristiforus Ngantung S. Fils dan disaksikan Panwas Kabupaten Rendy Umbo.   Dalam penyerahan APK ini Tinangon meminta agar para Paslon dapat berkoordinasi dengan pelaksana tingkat Kecamatan dan Desa yakni Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK) dan Panitia Pemungutan Suara ( PPS). ” Disaat Pemasangan APK nanti, kami harap para Tim Pemenang Pasangan Calon dapat berkoordinasi dengan PPK maupun PPS yang ada dikarenakan mereka yang lebih mengetahui akan lokasi pemasangan APK ini, ” Kata Tinangon. Sementara itu, Panwas Kabupaten Meminta agar APK yang dipasang nantinya hanya APK yang diedarkan oleh KPU Minahasa sesuai kesepakatan bersama. ” Kami Harap dalam pemasangan APK ini sesuai dengan apa yang disepakati bersama, tidak ada APK yang dipasang diluar Zona yang ditetapkan KPU, kalau ada pasti legal” Terang Umbo. Lebih lanjut dikatakannya, pihak Panwas tidak segan menindak jika nanti didapati ada paslon yang tidak taat aturan. ” Sesuai dengan kesepakatan tidak ada posko di tiap desa dan kecamatan dan itu menjadi kesepakatan bersama, intinya gabungan parpol ikut sesuai yang disepakati bersama. Dan setiap pelanggaran pasti akan ditindak sesuai dengan peraturan,Kami sudah memberikan peringatan tertulis kepada kedua paslon Sementara kedua Tim pemenang paslon pastikan Seluruh APK yang legal dipastikan akan diturunkan 1X 24 jam pasca penerimaan surat dari KPU. ” KPU sudah memberikan himbauan kepada kami, dan kami pastikan 1X 24 jam ini semua APK yang dipasang sudah diturunkan, jika ditemui kami siap untuk diberi sangsi,” ujar James. Lewu tim Pemenang Paslon no urut satu. “Pada intinya kami dari Paslon nomor urut satu Ivansa-CNR sangat menghargai aturan KPU dan Panwaslu”pungkas Lewu. Adapun APK yang disalurkan KPU sebanyak 5 Pasang Baliho ukuran 2X3 dan 10 pasang Spanduk dengan bercapkan KPU Minahasa. (admin)

Debat Pilkada Minahasa 2018 Akan Digelar Tiga Kali

Tondano – Ketua KPU Minahasa Meidy Y. Tinangon, mengatakan tahapan Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, rencananya akan digelar sebanyak tiga kali. Menurut Tinangon, ini merupakan hasil kesepakatan bersama dengan tim kampanye paslon disaksikan Panwaslu Minahasa pada saat pembahasan dan penetapan jadwal kampanye. “Debat kandidat akan dilaksanakan pada 3 Maret, 7 April serta 5 Mei 2018. Untuk lokasi nantinya masih akan menunggu keputusan KPU,” terang Tinangon. Untuk mekanisme pelaksanaan Debat, kata Tinangon, akan dipandu oleh orang profesional non partisan yang memiliki kemampuan serta sepak terjang yang mumpuni. Kemudian untuk jumlah pendukung yang akan hadir dalam Debat Paslon nanti akan dibatasi. “Kami sangat berharap Debat kandidat bisa berjalan lancar dan tertib, sesuai dengan aturan yang berlaku ,” tukas Tinangon. (admin)

Dua Paslon Ikarkan Kampanye Damai di Pilkada Minahasa

Tondano - Deklarasi kampanye damai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa, Minggu (18/2) kemarin, diwarnai eforia massa dua kubu pasangan calon (paslon). Atribut Merah-Kuning yang mewakili warna partai politik (parpol) pendukung masing-masing paslon, membungkus Taman God Bless di Lapangan Sam Ratulangi, Tondano, tempat berlangsungnya acara. Agenda akbar dalam rangka Pilkada 2018 yang berlangsung serentak di seluruh pelosok Nusantara itu dihadiri paslon nomor urut 1, Ivan Sarundajang- Careigh Naicel Runtu (IvanSa-CNR) dan paslon nomor urut 2, Royke Roring-Robby Dondokambey (ROR-RD) beserta tim pemenangan dan para pendukung. Suara kedua paslon pun terdengar tegas dan nyaring saat membacakan ikrar kampanye damai di Pilkada Minahasa. Dua kubu pun sepakat dan berkomitmen mewujudkan Pilkada Minahasa tahun 2018 yang kredibel dan aman dengan menciptakan tahapan kampanye yang disiplin dan sesuai aturan. "Ikrar yang diucapkan pasangan calon saat ini harus menjadi ikrar bagi tim kampanye dan pendukung, dengan harapan terwujudnya Pilkada Minahasa yang aman, sejahtera dan jaya. Sebab Pilkada serentak adalah instrumen untuk memperkokoh persatuan dam kesatuan, bukan sebaliknya," lugas Komisioner KPU Minahasa yang membidangi Divisi Sosialisasi SDM dan Parmas, Kristoforus Ngantung SFils, saat didaulat membawakan sambutan diawal acara. Deklarasi kampanye damai ini juga turut diwarnai dengan aksi orasi yang diserukan Ketua KPU Minahasa Meidy Yafeth Tinangon SSi MSi dan Komisioner KPU Dra Wiesje Wilar MSi. Mereka mengajak kedua paslon dan para pendukung untuk menolak dan melawan bentuk-bentuk kampanye hitam dan politisasi SARA, penyebaran berita bohong atau hoax, serta money politics. Hal yang sama diserukan Ketua Panwaslu Minahasa Donny Rumagit. Dalam orasinya, Rumagit meminta masing-masing paslon untuk mematuhi aturan kampanye. "Hentikan hoax, hentikan politik uang, mari santun berkampanye dan menyatakan pendapat. Sebab selain sanksi pidana, jika terbukti maka paslon dapat didiskualifikasi. Jadi alangkah baiknya mari sama-sama kita wujudkan Pilkada yang bersih dan berintegritas," serunya. Elemen masyarakat pun diminta berpartisipasi aktif dalam mengawasi Pilkada, sehingga dapat berjalan aman, damai dan bersih, kredibel dan tidak ada kecurangan. Sementara Komisioner KPU Sulut Vivi George, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen untuk sukseskan Pilkada Minahasa. "Ayo berkampanye dengan santun sampai 23 Juni 2018 mendatang. Pastikan juga tanggal 27 juni 2018 nanti harus berada di TPS untuk menyalurkan suara," ujarnya. Kegiatan dilanjutkan pembacaan ikrar dan penandatanganan deklarasi kampanye damai, pelepasan balon dan burung merpati, serta Roadshow yang dilepas oleh Bupati Minahasa yang diwakili Sekda Jeffry Korengkeng SH MSi, dan Komisioner KPU Dicky Paseki SH MH. Tampak hadir dalam kegiatan ini seluruh komisioner KPU Minahasa dan pimpinan Panwaslu selaku lembaga penyelenggara Pemilu, Kapolres Minahasa AKBP Chris Pusung, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama, Kapoltabes Manado, Kapolres Tomohon, pimpinan Partai Golkar, PKPI, Nasdem, PDIP, Hanura, Demokrat dan Gerindra, Tokoh Agama dan undangan lainnya. (admin)

KPU Minahasa Sukses Gelar Pengundian Nomor Urut Paslon

Ivansa-CNR Bersatu, RR-RD Salam Dua Jari Mandolang - Gelanggang pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa makin sengit. Duel panas antar dua poros, Ivan Sarundajang-Careig Naichel Runtu (IvanSa-CNR) dan Roy Roring-Robby Dondokambey (R3D), dipastikan ketat. Optimisme kemenangan menyembul dari dua kubu. Teranyar, klaim menjawarai pertarungan kembali disuarakan dua pasangan calon (paslon) usai pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa menggelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut calon peserta Pilkada 27 Juni mendatang, di hotel Mercure, Mandolang, Selasa (13/2). Mengantongi nomor urut 2, pasangan R3D mengaku sangat puas. ROR dalam Konferensi Pers dihadapan wartawan bahkan menyebut nomor 2 adalah nomor keberuntungan bagi mereka di Pilkada Minahasa nanti. "Memang bagi saya dan pak Robby, mau nomor 1 atau nomor 2 itu sama-sama bagus. Tapi nomor 2 itu adalah nomor kemenangan. Nomor 2 ini adalah victory, victory adalah kemenangan. Jadi saya dan pak Robby bersyukur dapat nomor itu," ungkap ROR dan RD. IvanSa pada kesempatan yang sama juga mengungkapkan hal yang sama. Mendapatkan nomor urut 1 diakui memang merupakan harapan besar bagi dia dan CNR. "Intinya bagi saya dan pak Careig semua nomor itu bagus. Tapi karena kebetulan selama ini saya dan pak Careig sudah dikenal dengan gestur 1 jari, sesuai jargon kami, Minahasa Bersatu, Bersama Sarundajang Runtu. Jadi nomor urut kami ini sudah selaras dengan atribut yang selama ini digunakan," tutur IvanSa. Ketua KPU Kabupaten Minahasa, Meidy Yafeth Tinangon SSi MSi mengatakan, nomor urut ini akan digunakan oleh kedua pasangan calon selama tahapan kampanye hingga pemilihan nanti. “Proses pengundian telah berjalan sesuai prosedur, jadi nomor urut ini adalah sah untuk digunakan dua pasangan calon dalam Pilkada di Kabupaten Minahasa tahun 2018,” kata Tinangon. Terpantau, proses pengundian nomor urut berjalan lancar dan aman. Kedua kubu secara bergantian diberikan kesempatan untuk menyanyikan yel-yel yang akan digunakan dalam tahap kampanye nanti. Rapat pleno pengundian nomor urut ini turut dihadiri Ketua KPU Sulawesi Utara, Yessy Momongan, dan diawasi langsung oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Minahasa, Forkopimda, parpol pengusung paslon, tim kampanye, Liason Officer (LO) serta mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan TNI. (admin)