Berita Terkini

INI PESAN HASYIM ASYARI KEPADA KPU MINAHASA

Tondano - Anggota KPU Republik Indonesia yang juga perwakilan KPU di DKPP, Hasyim Asyari mengingatkan poin penting terkait etika penyelenggara dan kesehatan, saat menyampaikan sambutan mewakili DKPP RI dalam sosialisasi dan launching tahapan Pilkada Minahasa, Jumat (15/9) di gedung Wale ne Tou Minahasa Tondano.

“Karena saya didaulat mewakili DKPP RI, maka saya akan bicara mengingatkan teman-teman penyelenggara terkait etika penyelenggara Pemilu,” ungkap Hasyim yang malam itu berbalut busana pakaian adat Minahasa bersama Ketua KPU RI.

Menurut Hasyim, penyelenggaraan Pemilu yang telah memasuki tahapan penyelenggaraan, menuntut perhatian segenap penyelenggara Pemilu untuk bersikap bijak dan menempatkan diri sebagai penyelenggara yang independen dan tidak berpihak.

“Secara khusus untuk KPU Minahasa, hati-hatilah dalam bersikap. Misalnya, saya mendapat informasi bahwa bapak bupati dan wakil bupati akan mencalonkan diri, pertanyaan saya terkait acara malam ini, apakah keduanya diundang. Untung saja, saya mendapatkan konfirmasi bahwa keduanya diundang. Ini menunjukan kepekaan penyelenggara terhadap hal-hal yang sering dianggap sepele tapi bisa menimbulkan masalah dan bisa diajukan ke DKPP,” ungkapnya.

Hasyim juga memberikan contoh hal lainnya seperti kebiasaan minum kopi bareng pimpinan partai politik. “Hal ini juga perlu hati-hati. Sebaiknya jika ada keperluan komunikasi dalam rangka kelancaran penyelenggaraan Pilkada antara peserta dan penyelenggara, sebaiknya dilakukan di Kantor KPU, daripada melaksanakannya di tempat lain sambil minum kopi bersama, bisa menimbulkan prasangka lain,” ungkapnya lagi.

Terakhir Hasyim juga mengingatkan kepada komisioner KPU Minahasa dan komisioner Kabupaten dan Kota lainnya yang hadir terkait kesehatan. “Jaga kondisi, jaga kesehatan, karena kita akan menghadapi tugas yang berat yaitu tahapan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019,” ungkapnya. (admin)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 55 kali